
Purwokerto 25 November 2024 – Mahasiswa Program Studi Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melaksanakan program residensi manajemen keperawatan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dan Sultan Ahmad Shah Medical Center, IIUM Malaysia. Kegiatan residensi ini merupakan bagian dari kurikulum Tahun Akademik 2023/2024 dan berlangsung selama dua minggu di setiap lokasi.
Residensi ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata dalam menerapkan konsep manajemen keperawatan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selama kegiatan, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas manajerial, mulai dari perencanaan kebutuhan SDM, pengelolaan mutu layanan, supervisi keperawatan, hingga koordinasi operasional di unit layanan kesehatan.
Ketua Program Studi Magister Keperawatan UMP, Ns. Dedy Purwito, S.Kep., M.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya residensi bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.
“Dengan mengikuti residensi di rumah sakit dalam negeri maupun luar negeri, mahasiswa memperoleh pengalaman manajemen keperawatan yang komprehensif. Ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menjadi pemimpin yang siap menghadapi tantangan global di bidang keperawatan,” ujarnya.
Kolaborasi dengan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto mendapatkan sambutan positif dari pihak rumah sakit. Perwakilan manajemen keperawatan RS, Ns. Didik Ujianto, S.KM., Grad Dipl Nues., S.Kep menyatakan, “Kehadiran mahasiswa memberikan energi baru dan perspektif segar dalam manajemen pelayanan. Kami senang dapat menjadi mitra dalam membentuk pemimpin keperawatan masa depan.”
Sementara itu, residensi internasional di Sultan Ahmad Shah Medical Center IIUM, Malaysia, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari praktik manajemen keperawatan berbasis standar internasional. “Pengalaman belajar di luar negeri ini memungkinkan mahasiswa memahami praktik terbaik dan inovasi dalam manajemen keperawatan di tingkat regional,” kata Asst. Prof. Dr. Mohammad Firdaus Bin Mohamad Ismail, koordinator residensi di Malaysia.
Salah satu mahasiswa peserta residensi mengungkapkan antusiasmenya, “Residensi ini membuka wawasan kami tentang kompleksitas pengelolaan pelayanan keperawatan di berbagai setting. Pengalaman ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk kemampuan kepemimpinan dan pengambilan keputusan kami.”
Program Studi Magister Keperawatan UMP menegaskan bahwa kegiatan residensi akan terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi penguatan kompetensi mahasiswa dan jejaring kerja sama internasional. Langkah ini sejalan dengan visi program studi untuk menjadi pusat unggulan riset dan inovasi keperawatan berbasis nilai-nilai Islam di Asia Tenggara pada tahun 2031.
Dengan selesainya residensi ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan manajemen keperawatan secara profesional dan inovatif, baik di dalam negeri maupun internasional, serta berkontribusi pada peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat.

