Purwokerto 23 Oktober 2025 — Program Studi Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan Kuliah Pakar bertajuk “Caring for Children and Family: A Shared Responsibility Across Healthcare Professions” sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam pelayanan keperawatan anak yang holistik dan kolaboratif lintas profesi.
Kegiatan ini diawali dengan opening speech oleh Assoc. Prof. Dr. Ns. Umi Solikhah, S.Kp., M.Kep., selaku perwakilan Fakultas Ilmu Kesehatan UMP. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelayanan kesehatan terhadap anak harus menempatkan keluarga sebagai mitra utama dalam proses keperawatan.
“Caring pada anak bukan hanya menjadi tugas perawat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh tenaga kesehatan untuk menghadirkan layanan yang bermakna dan berpusat pada keluarga,” ujarnya.
Kuliah pakar menghadirkan narasumber internasional, Dr. Lucille Kelsall-Knight, DProfHW, MSc, BN (Hons), RNC, Associate Professor in Children’s Nursing dari United Kingdom, yang dikenal aktif dalam pengembangan praktik keperawatan anak berbasis kolaborasi profesional.
Dr. Lucille memaparkan praktik terbaik dalam penerapan konsep family-centered care serta tantangan nyata di lapangan, termasuk komunikasi interprofesional, sensitivitas budaya, dan integrasi nilai-nilai caring dalam setiap intervensi keperawatan.
Acara dipandu oleh Ns. Susana Widyaningsih, S.Kep., MNS yang berperan sebagai moderator dan memfasilitasi sesi diskusi antara narasumber dan peserta. Mahasiswa antusias menyampaikan pertanyaan, khususnya mengenai implementasi kolaborasi antarprofesi di fasilitas kesehatan di Indonesia.
Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan ini juga menegaskan komitmen Prodi Magister Keperawatan UMP untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pengalaman belajar yang berstandar internasional.
Ketua Program Studi Magister Keperawatan UMP, Ns. Dedy Purwito, S.Kep., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk perawat magister yang adaptif dan unggul dalam riset serta praktik keperawatan profesional.
“Kami ingin lulusan kami tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual dalam memberikan pelayanan terbaik bagi anak dan keluarga,” tuturnya.
Melalui kuliah pakar ini, diharapkan mahasiswa semakin siap menjawab tantangan keperawatan modern dengan memperkuat budaya kolaborasi dan humanisasi layanan kesehatan sesuai visi UMP menjadi pusat unggulan riset keperawatan di Asia Tenggara pada tahun 2031.

